Latest Entries »

Beberapa kolega sempat bertanya kepada saya mengenai kriteria-kriteria yang harus dipenuhi sebagai syarat menjadi Manajer Proyek (Project Manager/PM) yang baik.

Hal tersebut memang tidak mengherankan karena posisi Manajer Proyek memegang peranan kritis dalam keberhasilan sebuah proyek terutama di bidang teknologi informasi.

Berikut ini kualifikasi teknis maupun nonteknis yang harus dipenuhi seorang Manajer Proyek yang saya sarikan dari IT Project Management Handbook.

Setidaknya ada 3 (tiga) karakteristik yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kualifikasi seseorang untuk menjadi Manajer Proyek yaitu:

Karakter Pribadinya
Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Proyek yang Dikelola
Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Tim yang Dipimpin
Karakter Pribadinya

Memiliki pemahaman yang menyeluruh mengenai teknis pekerjaan dari proyek yang dikelola olehnya.
Mampu bertindak sebagai seorang pengambil keputusan yang handal dan bertanggung jawab.
Memiliki integritas diri yang baik namun tetap mampu menghadirkan suasana yang mendukung di lingkungan tempat dia bekerja.
Asertif
Memiliki pengalaman dan keahlian yang memadai dalam mengelola waktu dan manusia.
Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Proyek yang Dikelola

Memiliki komitmen yang kuat dalam meraih tujuan dan keberhasilan proyek dalam jadwal, anggaran dan prosedur yang dibuat.
Pelaksanakan seluruh proses pengembangan proyek IT sesuai dengan anggaran dan waktu yang dapat memuaskan para pengguna/klien.
Pernah terlibat dalam proyek yang sejenis.
Mampu mengendalikan hasil-hasil proyek dengan melakukan pengukuran dan evaluasi kinerja yang disesuaikan dengan standar dan tujuan yang ingin dicapai dari proyek yang dilaksanakan.
Membuat dan melakukan rencana darurat untuk mengantisipasi hal-hal maupun masalah tak terduga.
Membuat dan menerapkan keputusan terkait dengan perencanaan.
Memiliki kemauan untuk mendefinisikan ulang tujuan, tanggung jawab dan jadwal selama hal tersebut ditujukan untuk mengembalikan arah tujuan dari pelaksanaan proyek jika terjadi jadwal maupun anggaran yang meleset.
Membangun dan menyesuaikan kegiatan dengan prioritas yang ada serta tenggat waktu yang ditentukan sebelumnya.
Memiliki kematangan yang tinggi dalam perencanaan yang baik dalam upaya mengurangi tekanan dan stres sehingga dapat meningkatkan produktifitas kerja tim.
Mampu membuat perencanaan dalam jangka panjang dan jangka pendek.
Karakteristik Kemampuan Terkait dengan Tim yang Dipimpin

Memiliki kemampuan dan keahlian berkomunikasi serta manajerial.
Mampu menyusun rencana, mengorganisasi, memimpin, memotivasi serta mendelegasikan tugas secara bertanggung jawab kepada setiap anggota tim.
Menghormati para anggota tim kerjanya serta mendapat kepercayaan dan penghormatan dari mereka.
Berbagi sukses dengan seluruh anggota tim.
Mampu menempatkan orang yang tepat di posisi yang sesuai.
Memberikan apresiasi yang baik kepada para anggota tim yang bekerja dengan baik.
Mampu mempengaruhi pihak-pihak lain yang terkait dengan proyek yang dipimpinnya untuk menerima pendapat-pendapatnya serta melaksanakan rencana-rencana yang disusunnya.
Mendelegasikan tugas-tugas namun tetap melakukan pengendalian melekat.
Memiliki kepercayaan yang tinggi kepada para profesional terlatih untuk menerima pekerjaan-pekerjaan yang didelegasikan darinya.
Menjadikan dirinya sebagai bagian yang terintegrasi dengan tim yang dipimpinnya.
Mampu membangun kedisiplinan secara struktural.
Mampu mengidentifikasi kelebihan-kelebihan dari masing-masing anggota tim serta memanfaatkannya sebagai kekuatan individual.
Mendayagunakan setiap elemen pekerjaan untuk menstimulasi rasa hormat dari para personil yang terlibat dan mengembangkan sisi profesionalisme mereka.
Menyediakan sedikit waktu untuk menerima setiap ide yang dapat meningkatkan kematangan serta pengembangan dirinya.
Selalu terbuka atas hal-hal yang mendorong kemajuan.
Memahami secara menyeluruh para anggota tim yang dipimpinnya dan mengembangkan komunikasi efektif di dalamnya.

sumber : http://donkzpunkz.wordpress.com/

COCOMO model, yaitu suatu model parametris pengestimasian yang menghitung jumlahFP dalam perencanaan serta pengembangan perangkat lunak, mengenal tiga macampengimplementasian dalam evolusinya sejak dari awal kejadiannya hingga kini, yaitu:

Basic (COCOMO I 1981)
Menghitung dari estimasi jumlah LOC (Lines of Code);

Intermediate (COCOMO II 1999)

Menghitung dari besarnya program dan “cost drivers” (faktor-faktor yangberpengaruh langsung kepada proyek), seperti: perangkat keras, personal, danatribut-atribut proyek lainnya;
Mempergunakan data-data historis dari proyek-proyek yang pernah menggunakanCOCOMO I, dan terdaftar pengelolaan proyeknya dalam COCOMO database.
Advanced
Memperhitungkan semua karakteristik dari “ intermediate” di atas dan “ cost drivers ” dari setiap fase (analisis, desain, implementasi, dsb) dalam siklus hiduppengembangan perangkat lunak.

Basic COCOMO (COCOMO 81)

Pengenalan Cocomo ini diawali tahun 70-an akhir. Sang pelopor Boehm, melakukan risetdengan mengambil kasus dari 63 proyek perangkat lunak untuk membuat model matematisnya.Model dasar dari model ini adalah persamaan:

effort = C * size^M

– Dimana effort adalah usaha yang dibutuhkan selama proyek, diukur dalam person-months;

– C dan M adalah konstanta-konstanta yang dihasilkan dalam riset Boehm dan tergantungpada penggolongan besarnya proyek perangkat lunak;

– size

Adalah estimasi jumlah baris kode yang dibutuhkan untuk implementasi, dalamsatuan KLOC (kilo lines of code);

Konstanta COCOMO
Penggolongan suatu proyek perangkat lunak didasarkan pada sistem aplikasi dimanaperangkat lunak tersebut dikembangkan dan lingkungan pendukungnya.Penggolongan ini terbagi atas:

Organic mode
: digunakan pada proyek-proyek kecil dengan sedikit pekerja dandikembangkan pada lingkungan yang tidak memerlukan program antar-muka (interface)yang kompleks, contoh: pembuatan situs mandiri untuk perusahaan;

Semi-detached mode
: dalam mode ini produk dikembangkan dalam sistem yangmemiliki banyak batasan atau syarat tertentu untuk pemrosesan dalam perangkat kerasdan lunak tertentu. Apabila terjadi perubahan pada sistem maka akan menyebabkan biayaproduksi akan bertambah tinggi, contoh:

transaksi sistem pada database sebuah bank;

Embedded mode
: mode ini merupakan kombinasi antara dua mode di atas dan memilikikarekteristik gabungan antara keduanya. Proyek mode ini dikembangkan ke dalamserangkaian perangkat keras, lunak dan batasan operasional yang ketat.

sumber : http://donkzpunkz.wordpress.com/

Sumber terbuka (open source) adalah sistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh suatu individu / lembaga pusat, tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama dengan memanfaatkan kode sumber (source-code) yang tersebar dan tersedia bebas (biasanya menggunakan fasilitas komunikasi internet).

Kelebihan :

Software open source yang biasanya dikembangkan oleh komunitas atau institusi non profit juga memiliki kemampuan yang sangat powerfull karena software dikembangkan secara bersama-sama sehingga masalah atau bug pada software cepat teratasi.
Fitur dan kemampuan software open source sangat kompleks dan banyak karena bisa dikembangkan oleh siapa saja tanpa terkecuali.
Software open source berlisensi GPL sehingga user tidak dikenakan biaya untuk mempergunakannya.

Kekurangan:

GUI dari software biasanya kurang memuaskan untuk user yang awam.
Terkadang ada beberapa software open source yang tidak bisa menggantikan jenis software berbayar.
Software open source biasanya kurang diminati oleh user awam karena biasanya sulit dalam instalasi atau penggunaan.

Open source merupakan salah satu syarat free software. Free software pasti open source software, namun open source software belum tentu free software. Contoh free software adalah Linux. Contoh open source software adalah FreeBSD. Linux yang berlisensi free software tidak dapat diubah menjadi berlisensi tidak free software, sedangkan FreeBSD yang berlisensi open source software dapat diubah menjadi tidak open source. FreeBSD (open source) merupakan salah satu dasar untuk membuat Mac OSX (tidak open source). http://www.opensource.org/licenses memuat jenis-jenis lisensi open source

sumber : http://frankdjeby.wordpress.com/2008/11/17/sejarah-open-source-sistem-operasi/
http://donkzpunkz.wordpress.com/

Teknologi informasi dan komunikasi, pada masa sekarang tidak dapat dilepaskan dengan telematika (cyberspace). Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, telah mempengaruhi banyak aspek kehidupan di masyarakat, antara lain dalam alam perkembangannya, teknologi telematika ini telah menggunakan kecepatan dan jangkauan transmisi energi elektromagnetik, sehingga sejumlah besar informasi dapat ditransmisikan dengan jangkauan, menurut keperluan, sampai seluruh dunia. Pada saat ini informasi sudah banyak berkembang sedemikian rupa, hanya saja harus adanya dukungan teknologi. Teknologi telematika yang telah berkembang sehingga mampu menyampaikan suatu informasi. Sebagai contoh, sekarang semua orang sudah memunyai handphone, dan semakin hari semakin pesat perkembangan.
Istilah telematika itu sendiri berasal dari bahasa Perancis “ telematique” merupakan gabungan dua kata: telekomunikasi dan informatika. Jadi pengertian Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi. Yang termasuk dalam telematika ini adalah layanan dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah satu contoh telematika.
Layanan Informasi dan Layanan Keamanan

Pengertian Layanan Informasi adalah penyampaian berbagai informasi kepada sasaran layanan agar individu dapat memanfaatkan informasi tersebut demi kepentingan hidup dan perkembangannya. Informasi adalah salah satu asset penting yang sangat berharga bagi kelangsungan hidup suatu organisasi/bisnis, pertahanan keamanan dan keutuhan negara, kepercayaan publik atau konsumen, sehingga harus dijaga ketersediaan, ketepatan dan keutuhan informasinya. . Informasi dapat disajikan dalam berbagai format seperti: teks, gambar, audio, maupun video.

Tujuan layanan informasi secara umum agar terkuasainya informasi tertentu sedangkan secara khusus terkait dengan fungsi pemahaman (paham terhadap informasi yang diberikan) dan memanfaatkan informasi dalam penyelesaian masalahnya. Layanan informasi menjadikan individu mandiri yaitu memahami dan menerima diri dan lingkungan secara positif, objektif dan dinamis, mampu mengambil keputusan, mampu mengarahkan diri sesuai dengan kebutuhannya tersebut dan akhirnya dapat mengaktualisasikan dirinya.

Keamanan adalah suatu yang sangat penting untuk menjaga agar suatu data dalam jariangan tidak mudah hilang. Sistem keamanan membantu mengamankan jaringan tanpa menghalangi penggunaannya dan menempatkan antisipasi ketika jaringan berhasil ditembus. Keamanan jaringan di sini adalah memberikan peningkatan tertentu untuk jaringan. Peningkatan keamanan jaringan ini dapat dilakukan terhadap :
Rahasia (privacy)
Dengan banyak pemakai yang tidak dikenal pada jaringan menebabkan penyembunyian data yang sensitive menjadi sulit.
Keterpaduan data (data integrity)
Karena banyak node dan pemakai berpotensi untuk mengakses system komputasi, resiko korupsi data adalah lebih tinggi.
Keaslian (authenticity)
Hal ini sulit untuk memastikan identitas pemakai pada system remote, akibatnya satu host mungkin tidak mempercayai keaslian seorang pemakai yang dijalankan oleh host lain
Convert Channel
Jaringan menawarkan banyak kemungkinan untuk konstruksi convert channel untuk aliran data, karena begitu banyak data yang sedang ditransmit guna menyembunyikan pesan.
Keamanan dapat didefinisikan sebagai berikut :
1. Integrity
Mensyaratkan bahwa informasi hanya dapat diubah oleh pihak yang memiliki wewenang. pada aspek ini system menjamin data tidak dirubah tanpa ada ijin pihak yang berwenang, menjaga keakuratan dan keutuhan informasi serta metode prosesnya untuk menjamin aspek integrity ini.

2. Confidentiality
Mensyaratkan bahwa informasi (data) hanya bisa diakses oleh pihak yang memiliki wewenang. pada aspek ini system menjamin kerahasiaan data atau informasi, memastikan bahwa informasi hanya dapat diakses oleh orang yang berwenang dan menjamin kerahasiaan data yang dikirim, diterima dan disimpan.

3. Authentication
Mensyaratkan bahwa pengirim suatu informasi dapat diidentifikasi dengan benar dan ada jaminan bahwa identitas yang didapat tidak palsu.
4. Availability
Mensyaratkan bahwa informasi tersedia untuk pihak yang memiliki wewenang ketika dibutuhkan. pada aspek ini system menjamin data akan tersedia saat dibutuhkan, memastikan user yang berhak dapat menggunakan informasi dan perangkat terkait.

5. Nonrepudiation
Mensyaratkan bahwa baik pengirim maupun penerima informasi tidak dapat menyangkal pengiriman dan penerimaan pesan.
Keamanan informasi diperoleh dengan mengimplementasi seperangkat alat kontrol yang layak dipakai, yang dapat berupa kebijakan-kebijakan, struktur-struktur organisasi dan piranti lunak.

Serangan (gangguan) terhadap keamanan dapat dikategorikan dalam empat kategori utama :
1. Interruption
Suatu aset dari suatu sistem diserang sehingga menjadi tidak tersedia atau tidak dapat dipakai oleh yang berwenang. Contohnya adalah perusakan/modifikasi terhadap piranti keras atau saluran jaringan.
2. Interception
Suatu pihak yang tidak berwenang mendapatkan akses pada suatu aset. Pihak yang dimaksud bisa berupa orang, program, atau sistem yang lain. Contohnya adalah penyadapan terhadap data dalam suatu jaringan.

3. Modification
Suatu pihak yang tidak berwenang dapat melakukan perubahan terhadap suatu aset. Contohnya adalah perubahan nilai pada file data, modifikasi program sehingga berjalan dengan tidak semestinya, dan modifikasi pesan yang sedang ditransmisikan dalam jaringan.
4. Fabrication
Suatu pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu ke dalam sistem. Contohnya adalah pengiriman pesan palsu kepada orang lain.
Layanan Context Aware & Event Base
Dalam ilmu komputer terdapat pernyataan bahwa perangkat komputer mempunyai kepekaan dan dapat bereaksi terhadap lingkungan sekitarnya berdasarkan informasi dan aturan-aturan tertentu yang tersimpan di dalamnya. Gagasan inilah yang diperkenalkan oleh Schilit pada tahun 1994 dengan istilah context-awareness.
Context-awareness merupakan kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan yaitu data dasar user, lokasi user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user. Sebagai contoh : ketika seorang user sedang mengadakan acara pesta ulang tahunnya, maka context-aware pada mobile phone yang dimiliki user akan langsung menyimpulkan bahwa user sedang mengadakan acara ulang tahun dan akan menolak semua panggilan telepon yang tidak berkaitan dengan acara tersebut. Pada sekarang ini sangat dibutuhkan suatu teknologi yang dapat memberikan kemudahan bagi user untuk mengakses informasi setiap saat user membutuhkannya. Yang disebut context-aware computing yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut dan akan menjadi trend yang penting untuk dikembangkan kedepannya. Dengan adanya context aware, user tidak perlu selalu memberikan input yang secara eksplisit untuk membuat komputer menjalankan tugas-tugasnya.
Tiga hal yang menjadi perhatian sistem context-aware menurut Albrecht Schmidt, yaitu:
1. The acquisition of context
Hal ini berkaitan dengan pemilihan konteks dan bagaimana cara memperoleh konteks yang diinginkan, sebagai contoh : pemilihan konteks lokasi, dengan penggunaan suatu sensor lokasi tertentu (misalnya: GPS) untuk melihat situasi atau posisi suatu lokasi tersebut.
2. The abstraction and understanding of context
Pemahaman terhadap bagaimana cara konteks yang dipilih berhubungan dengan kondisi nyata, bagaimana informasi yang dimiliki suatu konteks dapat membantu meningkatkan kinerja aplikasi, dan bagaimana tanggapan sistem dan cara kerja terhadap inputan dalam suatu konteks.
3. Application behaviour based on the recognized context
Terakhir, dua hal yang paling penting adalah bagaimana pengguna dapat memahami sistem dan tingkah lakunya yang sesuai dengan konteks yang dimilikinya serta bagaimana caranya memberikan kontrol penuh kepada pengguna terhadap sistem.
Beberapa bagian dari context awareness telah mulai dikembangkan. Misalnya LBS: location-based service. Ketika user mencari keyword tertentu, maka user akan memperoleh hasil yang dibutuhkan tergantung pada posisi user itu berada. Ini juga dapat digabungkan dengan beberapa data dan informasi yang di inputkan dari user. Sebagai contoh user tersebut mencari data lokasi dimana posisi keberadaan user sekarang berada.
Contoh lain layanan context aware & event base :
• Vehicle Diagnostic Service
• Car Insurance based on driving statistic

Layanan Perbaikan sumber (Resource Discovery Service)
Layanan telematika yang terakhir adalah layanan perbaikan sumber. Resource Discovery Service (RDS) adalah sebuah layanan yang berfungsi untuk penemuan layanan utilitas yang diperlukan. The RDS juga berfungsi dalam pengindeksan lokasi layanan utilitas untuk mempercepat kecepatan penemuan.
Layanan perbaikan sumber yang dimaksud adalah layanan perbaikan dalam sumber daya manusia (SDM). SDM telematika adalah orang yang melakukan aktivitas yang berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan informatika sebagai pengelola, pengembang, pendidik, dan pengguna di lingkungan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat pada umunya. Konsep pengembangan sumber daya manusia di bidang telematika ditujukan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan pendayagunaan SDM telematika dengan tujuan untuk mengatasi kesenjangan digital, kesenjangan informasi dan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif dan optimal.
Sasaran utama dalam upaya pengembangan SDM telematika yaitu sebagai berikut :
a) Peningkatan kinerja layanan public yang memberikan akses yang luas terhadap peningkatan kecerdasan masyarakat, pengembangan demokrasi dan transparasi sebagai katalisator pembangaunan.
b) Literasi masyarakat di bidang teknologi telematika yang terutama ditujukan kepada old generator dan today generation sebagai peningkatan, dikemukakan oleh Tapscott.

Sumber : http://www.waena.org/index.php?option=com_content&task=view&id=602&Itemid=9
http://bhtv.insan.co.id/docs/Paper%20SDM%20-%20Lokakarya%20TKTI.doc

Dengan perkembangan dunia IT sekarang ini memudahkan kita mengakses internet dimana saja dengan menggunakan Jaringan nirkabel atau yang sering disebut dengan wireless network.
Jaringan nirkabel sangat membantu karena jaringan wireless ini membantu Anda menggunakan komputer dan terhubung ke Internet di manapun.
jaringan wireless terkoneksi dengan menggunakan gelombang.
Di samping itu kita harus memperhatikan keamanan dari wireless network tersebut, Jaringan Wifi memiliki lebih banyak kelemahan Banyak penyedia jasa wireless seperti , hotspot komersil, ISP, Warnet, kampus-kampus,maupun perkantoran sudah mulai memanfaatkan wireless network,tetapi sangat sedikit yang memperhatikan keamanan komunikasi data pada jaringan wireless tersebut. Hal ini membuat para hacker menjadi tertarik untuk meng-explore kemampuannya untuk melakukan berbagai aktifitas yang biasanya ilegal menggunakan wireless network.
metode yang dilakukan para hacker wireless ataupun para pemula dalam melakukan wardriving. Wardriving adalah kegiatan atau aktivitas untuk mendapatkan informasi tentang suatu wireless network dan mendapatkan akses terhadap jaringan wireless tersebut. Umumnya bertujuan untuk mendapatkan koneksi internet, tetapi banyak juga yang melakukan untuk maksud-maksud tertentu mulai dari rasa keingintahuan, coba coba, research, tugas praktikum, kejahatan dan lain lain.
Beberapa kegiatan dan aktifitas yang dilakukan untuk mengamanan jaringan wireless antara lain:

Menyembunyikan SSID

Banyak administrator menyembunyikan Services Set Id (SSID) jaringan wireless mereka dengan maksud agar hanya yang mengetahui SSID yang dapat terhubung ke jaringan mereka. Hal ini tidaklah benar, karena SSID sebenarnya tidak dapat disembuyikan secara sempurna. Pada saat saat tertentu atau khususnya saat client akan terhubung (assosiate) atau ketika akan memutuskan diri (deauthentication) dari sebuah jaringan wireless, maka client akan tetap mengirimkan SSID dalam bentuk plain text (meskipun menggunakan enkripsi), sehingga jika kita bermaksud menyadapnya, dapat dengan mudah menemukan informasi tersebut. Beberapa tools yang dapat digunakan untuk mendapatkan ssid yang dihidden antara lain, kismet (kisMAC), ssid_jack (airjack), aircrack , void11 dan masih banyak lagi.

MAC Filtering

Hampir setiap wireless access point maupun router difasilitasi dengan keamanan MAC Filtering. Hal ini sebenarnya tidak banyak membantu dalam mengamankan komunikasi wireless, karena MAC address sangat mudah dispoofing atau bahkan dirubah. Tools ifconfig pada OS Linux/Unix atau beragam tools spt network utilitis, regedit, smac, machange pada OS windows dengan mudah digunakan untuk spoofing atau mengganti MAC address. saya masih sering menemukan wifi di perkantoran dan bahkan ISP (yang biasanya digunakan oleh warnet-warnet) yang hanya menggunakan proteksi MAC Filtering. Dengan menggunakan aplikasi wardriving seperti kismet/kisMAC atau aircrack tools, dapat diperoleh informasi MAC address tiap client yang sedang terhubung ke sebuah Access Point. Setelah mendapatkan informasi tersebut, kita dapat terhubung ke Access point dengan mengubah MAC sesuai dengan client tadi. Pada jaringan wireless, duplikasi MAC address tidak mengakibatkan konflik. Hanya membutuhkan IP yang berbeda dengan client yang tadi.

Sebenarnya masih banyak lagi kegiatan dan aktivitas untuk mengamankan jaringan wireless dari Wardriving.
Temen temen juga bisa mencari info tambahan di :
http://josh.staff.ugm.ac.id
http://www.ilmukomputer.com

Sanding kata bertujuan untuk meciptakan tulisan atau ucapan yang baik dan wajar. Yang menjadi masalah adalah ketika kata tersebut harus di rubah ke dalam bahasa asing seperti bahasa inggris kata tersebut harus benar-benar di sandingkan dengan kalimat yang tepat. Hal itulah yang sering menjadi kendala. Para pemelajar BIPA merasa apakah kata yang disandingkannya sudah tepat atau belum. sanding kata ke dalam dua kategori, yaitu sanding kata gramatikal dan sanding kata leksikal. Sanding kata gramatikal ialah gabungan kata yang terdiri atas kata dominan (nomina, adjektiva, verba) dan kata depan, misalnya ‘bersama dengan’, ‘bergantung pada’, ‘berasal dari’, dan sanding kata leksikal ialah gabungan kata yang terdiri atas nomina, verba, adjektiva, dan adverba, misalnya ‘menarik kesimpulan’, ‘matahari bersinar terang’, ‘menyadari kesalahan’, ‘mengepel lantai’, ‘pemberantasan korpusi’, ‘negara terkorup [di dunia]’, ‘penampilan bagus’, ‘pemimpin culas’, ‘merampok uang negara’, dsb.
Arti sanding kata diperoleh dari kata-kata itu secara individual, tetapi kalau salah satu kata diganti dengan kata yang mirip, kemungkinan sanding kata itu menjadi tidak wajar dan tidak berterima. Misalnya, bila pada sanding kata ’meluangkan waktu’, kata ’waktu’ digantingkan dengan ’masa’—yang bersinonim dengannya, sehingga menjadi ’meluangkan masa’, maka sanding kata ’meluangkan masa’ tidak lazim dalam bahasa Indonesia.

Nama : Adesanjaya
NPM : 10108050

Perkembangan dunia teknologi memang berkembang dengan sangat cepat. Hamper di segla bidang sekarang pasti menggunakan pemanfaatan teknologi seperti computer internet dan lain-lain dalam menunjang aaktivitasnya. Salah satunya di bidang penerjemahan bahasa. Para ahli berusaha menjadikan komputer sebagai alat penerjemah bahasa juga. Oleh sebab itu munculah ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan bahasa seperti Information Retrieval dan Natural Language Processing.
Untuk menghasilkan sebuah aplikasi penerjemah tahap pertama yang dilakukan adalah pengenalan terhadap kata sehingga dapat memperoleh makna dari suatu kalimat. Untuk dapat menjadikan kalimat yang betul dilakukan pemenggalan kata Banyak penelitian telah dilakukan untuk memperoleh hasil pengenalan kata yang betul. Mereka dimulai dari pemotongan imbuhan untuk dapat memperoleh kata dasar sampai ke memberikan part-of-speech tagging untuk dapat mengenali jenis kata dan pengenalan subyek, predikat, dan obyek. Pemenggalan yang biasanya dilakukan adalah pemotongan imbuhan pada kata berimbuhan untuk mendapatkan kata dasar. Dalam pemenggalan suku kata, Agar pemenggalan suku kata seperti ini dapat dilakukan oleh komputer, kita memerlukan kaidah-kaidah tentang pemenggalan suku kata. Diperkirakan ada banyak model kaidah yang dapat ditemukan orang untuk pemenggalan suku kata ini. Diperkirakan ada banyak model kaidah yang dapat ditemukan orang untuk pemenggalan suku kata ini. Kaidah inipun masih dibatasi pada pemenggalan suku pertama pada kata. Pemenggalan suku pertama pada kata ini ditandai dengan tanda suku -. Sebagai contoh, pemenggalan suku pertama pada kata bendahara adalah ben-dahara. Dengan kaidah demikian, komputer diharapkan dapat dengan tanpa keliru memenggal suku pertama pada kata dengan memberikan tanda suku – di belakang suku kata itu.

nama kelompok
1. Ade Sanjaya (10108050)
2. Achmad Adha (10108021)
3. Aji Dwi

pendahuluan
berkembangnya teknologi menjadi salah saatu pendorong hadirnya telepon seluler atau handphone. Sehingga banyak sekali produsen-produsen yang menciptakan berbagai macam model telepon seluler dan dipasarkan. Salah satunya adalah nokia. Nokia sebagai salah satu produsen handphone yang menguasai pasar di Indonesia membuat nokia terus melakukan inovasi-inovasi terbaru terhadapa handphone produksi terbarunya untuk mempertahankan minat masyarakat terhadap terhadap handphone produksi nokia.
Tinjauan pustaka
Kepuasan konsumen
Pelanggan yang menyatakan puas adalah pelanggan yang merasakan nilai dari produsen. Jadi produk atau jas yang bisa memuaskan adalah produk yang memberikan sesuatu yang dicari konsumen sampai tingkat puas.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen
1. Kualitas produk, meliputi :
• Performance
• Realibility
• Fitur
• Keawetan
• Keawetan
• Desain
2. Harga
3. Kualitas pelayanan
4. Emotional factor
5. Kemudahan untuk mendapatkan produk
Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis kepuasan konsumen pondok kelapa dua kota depok terhadap hndphone nokia di dapatkan hasil konsumen di kepala dua merasa puas dengan handphone nokia hal ini di dapat dari factor yang paling mempengaruhi kepuasan konsumen adalah factor emosi.

sumber : ug jurnal vol 4 no.11 tahun 2010
judul : Analisis kepuasan konsumen terhadap ponsel nokia di pondok kelapa dua kota depok
penulis : Rofi’ah SE.MM

Nama : Ade Sanjaya
NPM : 10108050
Kelas : 3ka09

1.1 Latar Belakang Masalah
Internet saat ini sudah sangat merebah disegala aspek, dimulai dari aspek ekonomi, sosial, perdagangan dan pemerintahan. Seperti yang kita ketahui saat ini internet juga merupakan salah satu media promosi dalam dunia perdagangan, oleh sebab itu penulis akan membuat suatu aplikasi yang berbentuk web distro penjulan pakaian dan aksesoris secara online.
Penjualan produk distro saat ini banyak diperdagangkan melalui toko-toko distro atau distributor setempat, dengan demikian cara tersebut dapat dikatakan sebagai proses penjualan secara konvensional, terbatasnya jaringan wilayah penjualan, sedikitnya hasil pendapatan. Dengan melihat kondisi tersebut maka penulis ingin membuat suatu aplikasi yang berbentuk website sehingga dapat mempermudah proses penjualan dan pembelian produk distro tanpa harus datang ketempat produk tersebut dijual.
Software yang digunakan dalam pembuatan website distro penjualan ini adalah PHP yang diterjemahkan dengan Notpad++ dan MYSQL sebagai databasenya, yang merupakan software bahasa pemrograman open source yang memiliki fungsi cukup lengkap, selain itu dipilih karena software tersebut merupakan software yang memiliki kebutuhan kapasitas berukuran kecil yang dapat digunakan dengan lancar dan bahasa yang digunakanpun mudah dimengerti oleh user.

1.2 Ruang Lingkup Masalah
Dalam penulisan ini, pembuatan website distro penjualan disediakan fasilitas-fasilitas seperti pendaftaran angota untuk melakukan pembelian, dimana pembelian tersebut menggunaka sistem e-voucher, informasi produk-produk, informasi profil kami, forum untuk user, guestbook yang berisi pesan, informasi jumlah pengunjung

1.3 Tujuan Penulisan
Penulis bertujuan utuk memudahkan pembeli dalam membeli barang, memilih, memesan, dan dalam hal pembayaran. Dengan menggunakan website ini, pihak distropun mendapatkan keuntungan seperti memperluas wilayah jaringan penjualan, memperbanyak jumlah pelanggan dan meningkatkan hasil pendapatan.
1.4 Metode Penelitian
Tahap awal dalam melakukan pembuatan website ini, yaitu dengan mengumpulkan informasi yang menunjang perancangan web dari buku-buku dan internet. Tahap selanjutnya pembuatan web diawali dengan perancangan struktur navigasi administrator, perancangan struktur navigasi user, dan dilanjutkan dengan merancang tampilan halaman user dan administrator, serta database. Selanjutnya adalah tahapan implementasi yaitu dengan merancang design halaman administrator dan user setelah itu tahapan mengupload website ke media internet.
Software yang digunakan dalam pembuatan aplikasi ini adalah sebagai berikut :
 XAMPP 2.5
 Adobe Photoshop CS 3
 PHP Versi 5.0
 Microsoft Windows XP profesional versi 2002 Service Pack 2
 Mozilla 3.12

Adapun Hardware yang digunakan adalah PC Pentiun IV dengan spesifikasi adalah :
 Motherboard ASROCK P4VM800
 Intel Pentium 4 (3.0 Ghz)
 RAM DDR1 1 GB
 Hardisk 320 GB
 LCD 17” WXGA dengan resolusi 1280 x 768 (32 bit) (60Hz)

1.5 Sistematika Tulisan Ilmiah
Penulis membagi penulisan ini dalam empat Bab. Adapun sistematika penulisannya sebagai berikut :
BAB I : PENDAHULUAN
Menjelaskan secara singkat latar belakang, perumusan masalah, ruang lingkup, tujuan penulisan, batasan penelitian, metode penelitian yang digunakan dan sistematika penulisan.
BAB II : LANDASAN TEORI
Berisi beberapa landasan teori yang menerangkan teori mengenai konsep program PHP dan MYSQL yang berhubungan dengan penulisan ini.
BAB III : ANALISIS DAN PEMBAHASAN
berisi tentang tahapan-tahapan pembuatan terdiri dari tahapan perancangan tampilan website, tahapan pengkodingan website menggunakan PHP dan MYSQL, dan implementasi dari pembuatan web.
BAB IV : PENUTUP
Berisi kesimpulan dari semua bab yang telah disajikan serta saran-saran yang dapat memberikan manfaat

Ini adalah sebuah kisah pengorbanan seorang perempuan, Seorang anak kyai Salafiah sekaligus seorang ibu dan isteri. Anissa (Revalina S Temat), seorang perempuan dengan pendirian kuat, cantik dan cerdas. Anissa hidup dalam lingkungan keluarga kyai di pesantren Salafiah putri Al Huda, Jawa Timur yang konservatif. Baginya ilmu sejati dan benar hanyalah Qur’an, Hadist dan Sunnah. Buku modern dianggap menyimpang

Dalam pesantren Salafiah putri Al Huda diajarkan bagaimana menjadi seorang perempuan muslim dimana pelajaran itu membuat Anissa beranggapan bahwa Islam membela laki-laki, perempuan sangat lemah dan tidak seimbang

Tapi protes Anissa selalu dianggap rengekan anak kecil. Hanya Khudori (Oka Antara), paman dari pihak Ibu, yang selalu menemani Anissa. Menghiburnya sekaligus menyajikan ‘dunia’ yang lain bagi Anissa. Diam-diam Anissa menaruh hati kepada Khudori. Tapi cinta itu tidak terbalas karena Khudori menyadari dirinya masih ada hubungan dekat dengan keluarga Kyai Hanan (Joshua Pandelaky), sekalipun bukan sedarah. Hal itu membuat Khudori selalu mencoba membunuh cintanya. Sampai akhirnya Khudori melanjutkan sekolah ke Kairo. Secara diam-diam Anissa mendaftarkan kuliah ke Jogja dan diterima tapi Kyai Hanan tidak mengijinkan, dengan alasan bisa menimbulkan fitnah, ketika seorang perempuan belum menikah berada sendirian jauh dari orang tua. Anissa merengek dan protes dengan alasan ayahnya.

Akhirnya Anissa malah dinikahkan dengan Samsudin (Reza Rahadian), seorang anak Kyai dari pesantren Salaf terbesar di Jawa Timur. Sekalipun hati Anissa berontak, tapi pernikahan itu dilangsungkan juga. Kenyataan Samsudin menikah lagi dengan Kalsum (Francine Roosenda). Harapan untuk menjadi perempuan muslimah yang mandiri bagi Anissa seketika runtuh

Dalam kiprahnya itu, Anissa dipertemukan lagi dengan Khudori. Keduanya masih sama-sama mencintai.…

Apakah cinta anissa dan Khudori berakhir di pernikahan? Bagaimana hubungan Anissa dan kedua orang tuanya dan Samsudin suaminya? Apakah Anissa dapat menjadi muslimah seperti yang diinginkan orang tuanya?

sumber : http://vmg2.wordpress.com/2008/12/26/sinopsis-perempuan-berkalung-sorban/